Course Content
Bahasa Indonesia – SIMAK UI & UM-PTN (Bank Soal 210 Soal & Pembahasan)

Hierarki Sintaksis: Frasa, Klausa, dan Kalimat

Sintaksis mengkaji hubungan antarkata dalam tuturan untuk membentuk frasa, klausa, dan kalimat berdasarkan fungsi, kategori, dan peran semantisnya.

1. Membedakan Objek (O) dan Pelengkap (Pel)

Ini adalah jebakan paling sering keluar dalam SIMAK UI dan SNBT:

Aspek Pembeda Objek (O) Pelengkap (Pel)
Verba Predikat Verba Aktif Transitif (biasanya berawalan meN- atau meN-…-kan/i) Verba Intransitif / Semitransitif (berawalan ber-, ter-, atau imbuhan khusus)
Uji Pasif DAPAT menjadi Subjek dalam kalimat pasif TIDAK DAPAT menjadi Subjek dalam kalimat pasif
Contoh Kalimat Pemerintah (S) membangun (P) jembatan layang (O).
→ Pasif: Jembatan layang dibangun pemerintah.
Petani itu (S) bertanam (P) jagung hibrida (Pel).
→ Salah: *Jagung hibrida ditanam petani itu.

2. 6 Pola Dasar Kalimat Tunggal Bahasa Indonesia

  1. S – P : Mahasiswa itu (S) berdiskusi (P).
  2. S – P – O : Presiden (S) menandatangani (P) undang-undang itu (O).
  3. S – P – Pel : Negara kita (S) berlandaskan (P) hukum (Pel).
  4. S – P – Ket : Ayah (S) berada (P) di ruang kerja (Ket).
  5. S – P – O – Pel : Ibu (S) membelikan (P) adik (O) sepeda lipat (Pel).
  6. S – P – O – Ket : Dosen (S) mempresentasikan (P) risetnya (O) di aula kampus (Ket).

3. Frasa Endosentris vs Eksosentris

  • Frasa Endosentris: Frasa yang memiliki unsur pusat (inti) yang dapat mewakili seluruh frasa tersebut dalam kalimat. Terbagi menjadi:

    – Koordinatif: Setara (ayah ibu, tua muda).

    – Atributif: Inti diterangkan oleh pewatas (buku baru, sedang tidur).

    – Apositif: Keterangan pengganti yang setara (Jakarta, ibu kota Indonesia, …).
  • Frasa Eksosentris: Frasa yang tidak memiliki inti; biasanya diawali preposisi/kata depan (di kampus, dari Jakarta, ke laboratorium).